Gelar Wisuda Perdana, Kampus di Pamekasan Ini Terapkan Prokes

Satu persatu mahasiswa yang akan diwisuda menjalani pemeriksaan suhu tubuh

Pamekasan, (Media Madura) – Sebanyak 49 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Assalafiyah (STISA) Pamekasan diwisuda. Wisuda tersebut digelar di salah satu hotel di Bumi Gerbang Salam, Minggu (15/11/2020).

Kendati wisuda digelar secara tatap muka di tengah pandemi Covid-19, pihak kampus tetap memperketat protokol kesehatan (prokes) bagi mahasiswa sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Saking ketatnya, wisudawan juga dilarang memboyong keluarga ke lokasi wisuda. Tentu, pemandangan ini berbeda dengan acara wisuda sebelum Covid-19 ada.

Pantauan di lokasi, protokol 3M benar-benar diterapkan pada wisuda kali ini. Sebelum memasuki tempat acara, semua peserta dipastikan sudah cuci tangan dan memakai masker dengan benar.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh yang telah disiapkan panitia wisuda. Dalam pencegahan penyebaran Covid-19, pihak kampus bekerjasam dengan pihak hotel.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, kita semua harus mengikuti aturan prokes, karenanya, wisuda perdana STISA Pamekasan pun harus mengikuti anjuran pemerintah dengan penerapan protokol kesehatan,” kata Ketua STISA Pamekasan, Ali Makki.

Kendati wisuda perdana ini digelar secara keterbatasan sebab pandemi Covid-19, katanya, tidak menjadi alasan untuk tidak melakukan dengan suka cita serta penuh rasa syukur.

Lebih lanjut, Ali Makki berpesan, agar para wisudawan dapat menjadi representasi STISA Pamekasan yang mampu berkontribusi terhadap masyarakat sesuai dengan bekal keilmuan yang sudah dimiliki selama menempa pendidikan di STISA Pamekasan.

“Karenanya kami berharap, para mahasiswa ketika sudah terjun di masyarakat dapat menjadi bagian daripada masyarakat yang inovatif, beradab dan tentunya dapat menerapkan keilmuannya sesuai dengan bidangnya masing-masing,” tutupnya.

Ke-49 orang wisudawan tersebut dari program studi (prodi) berbeda. Rinciannya, prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) sebanyak 28 orang, dan 21 orang lainya dari prodi Hukum Keluarga Islam (HKI).

Reporter: Zainol
Editor: Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.