Belajar Tatap Muka SD SMP di Sampang Kembali Berlanjut

Bupati Sampang Slamet Junaidi meninjau uji coba belajar tatap muka terbatas di SMA Negeri 1 Torjun pada Selasa (18/8/2020) lalu. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Uji coba pembelajaran tatap muka terbatas (PTM) untuk jenjang SD dan SMP di lingkungan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terus berlanjut.

Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Sampang Nomor 420/3679/434.201/2020 tertanggal Jumat 25 September 2020.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Nur Alam mengatakan, kegiatan belajar mengajar bagi satuan pendidikan SD SMP kembali dilanjutkan mulai tanggal 28 September sampai 12 Oktober 2020.

“PTM ini berlaku bagi SD SMP pasca berakhirnya uji coba PTM terbatas ke 1 dan 2, jadi sekarang sudah ke 3,” ucap Nur Alam, Minggu (27/9/2020).

Nur Alam menjelaskan, bagi lembaga pendidikan yang belum melakukan uji coba belajar tatap muka terbatas tahap 1 dan 2 akan mengikuti pembelajaran tatap muka tahap 3 mulai 1 Oktober sampai 16 Oktober 2020. Dari semua itu, pembelajaran tetap dilanjutkan dengan sistem penerapan protokol yang lebih ketat.

Kata dia, kebijakan kembali digelarnya pembelajaran tatap muka terbatas setelah mempertimbangkan ujii coba PTM jenjang SMA. Serta hasil konsultasi dengan tim Gugus Tugas Kabupaten Sampang.

“Kami telah berkoordinasi dengan Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sampang terkait hal ini, dan tidak mempersoalkan apabila PTM terbatas ini dilanjutkan,” tutur Nur Alam.

Berbanding dengan lembaga pendidikan dinaungan Kementerian Agama (Kemenag) Sampang. Hingga kini sejumlah sekolah masih menggunakan sistem Daring dan Luring.

“Sampai saat ini proses pembelajaran masih daring dan luring,” ujar Kepala Kemenag Sampang H Pardi.

Meski begitu, pihaknya tidak menampik dan tidak akan memberikan sanksi kepada lembaga pendidikan yang menggunakan PTM terbatas. Dia beralasan, secara regulasi diperbolehkan PTM disaat suatu daerah berada di zona kuning.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.