Legislatif Tidak Ingin ‘Bau Tak Sedap’ Rekrutmen Dewas dan Direksi PDAM Sampang

Komisi II DPRD Sampang menggelar rapat terbuka dengan panitia seleksi rekrutmen calon dewan pengawas dan direksi PDAM, Selasa (22/9/2020) siang. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Komisi II DPRD Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa (22/9) kemarin, memanggil tim panitia seleksi (Pansel) rekrutmen calon dewan pengawas dan direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo Sampang.

Pemanggilan ini untuk mengetahui sejauh mana tahapan seleksi pengisian calon dewas dan direksi perusahan air milik BUMD itu. Sekaligus guna memastikan rekrutmen tersebut bebas dari nepotisme ataupun aroma tak sedap selama proses seleksi.

“Selama ini juga kami sebagai mitra kerjanya tidak ada pemberitahuan tertulis atau lisan terkait pengisian calon dewas dan direksi PDAM,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan, Rabu (23/9/2020).

Politisi Gerindra itu menjelaskan, pihaknya merekomendasi penambahan tim Pansel melibatkan unsur tokoh masyarakat serta akademisi. Terlebih melibatkan anggota DPRD Sampang.

“Kami nilai rekrutmen dewas dan direksi kurang serius, saran kami agar ada tambahan tim Pansel karena kami tidak ingin ada unsur nepotisme ataupun aroma tak sedap, manakala ada unsur tidak sesuai aturan dan perundang-undangan pasti dievaluasi lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu legislatif mempertanyakan kejelasan alasan pemecatan Achmad Fauzan sebagai Dirut PDAM hingga terjadi kekosongan pimpinan. Hasilnya diketahui bahwa pemegang saham terbanyak dalam hal ini Bupati Sampang tidak puas terhadap kinerja kepemimpinan Achmad Fauzan.

“Dari keterangan tim Pansel yang disampaikan kepada kami ialah karena adanya laporan-laporan tidak memuaskan pelayanan masyarakat dan internal PDAM,” ungkap Alan.

Menurut salah satu Tim Pansel PDAM Sampang Yazid Solihin menyampaikan, susunan kepanitian tim Pansel terbentuk dengan baik sesuai aturan. Meliputi unsur pemerintah daerah, BUMD PDAM Sampang.

“Kalau saran legislatif harus ada dari unsur Independen, nanti panitianya ini mau dikaji ulang oleh Komisi II, sekarang proses tahapan sudah memasuki penentuan dari Bupati selaku kuasa pemilik modal (KPM),” terangnya.

Plt PDAM Trunojoyo Sampang itu menambahkan, saat ini tersisa lima peserta yang mengikuti proses tahapan seleksi. Setelah dua peserta dinyatakan gugur karena melebihi batas usia dan administrasi kurang lengkap.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.