Polisi Kesulitan Kejar 5 Pelaku Pencabulan di Sampang

Sampang, (Media Madura) – Kasus pencabulan terhadap gadis di bawah umur yang terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur, menjadi perhatian publik akhir-akhir ini. Bagaimana tidak, pelakunya bukan satu orang saja, melainkan enam pria bernafsu belaka.

Dari keenam pelaku hanya satu ditangkap aparat kepolisian dan kini sudah divonis hukuman penjara. Dia adalah inisial F asal warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Pengungkapan kasus tersebut terbilang lama. Sebab, kejadian ini terjadi pada Januari 2020 lalu. Berselang waktu 9 bulan, tak satupun sisa pelaku berhasil dibekuk aparat hukum di Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz mengaku agak sulit mencari pelaku pencabulan. Lantaran pihak korban tak mengenali satu persatu identitas mau pun wajah para pelaku.

“Disinilah kesulitan kami, ternyata korban hanya kenal sama pelaku F, perkenalan mereka pertama kalinya di medsos Facebook, sedangkan dengan pelaku lain tidak mengenalinya,” ucap Hafidz dibalik telepone, Rabu (23/9/2020) pagi.

Mantan Kapolres Tebo, Provinsi Jambi, ini menyatakan, hasil keterangan penyelidikan tersangka F juga tidak kenal dengan kelima pelaku. Untuk itu, pihaknya masih terus mengembangkan kasus pencabulan yang menimpa gadis berusia 14 tahun itu.

“Tunggu saja dalam dekat, sekarang kita masih terus berupaya semaksimal mungkin untuk menangkap pelaku, kami tidak tinggal diam setelah kasus ini menjadi perhatian mahasiswa dari PMII langsung kita respon,” terangnya.

Upaya pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan.Namun lagi-lagi, belum membuahkan hasil. Secara tegas, perwira dua melati emas itu berjanji sesegera mungkin menangkap para pelaku.

“Mohon waktu dan doanya agar semua bisa ditangkap,” tegasnya.

Sebelumnya, ibu kandung korban pencabulan ini sempat menangis histeris di kantor Mapolres Sampang lantaran kecewa terhadap kinerja kepolisian saat mempertanyakan tindaklanjut penanganan hukum.

Kasus ini mendapat pengawalan mahasiswa dari PC PMII Sampang. Mahasiswa meminta agar polisi segera mengungkap tuntas kasus pencabulan anak dibawah umur.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.