Warga Tak Pakai Masker di Pamekasan, Ditilang

Pamekasan, (Media Madura) – Warga Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang berkendara tanpa menggunakan masker dilakukan tindalan berupa ditilang.

Petugas gabungan, dari TNI, Polri, Kejaksaan, pengadilan dan Satpol PP melakukan operasi terhadap pengendara yang melintas di sejumlah ruas jalan protol di wilayah itu. Warga yang kedapatan tidak mengenakan masker yang melintas di sekita monumen Arek Lancor ditilang dan disidang di tempat.

Kegiatan ini berdasarkan Perbup nomor 50 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum, protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus desease Kabupaten Pamekasan.

Kabid penegakan perundang undangan Satpol PP Pamekasan, Yusuf Wibisono mengatakan, tindakan tegas tersebut diambil setelah sebelumnya sejak tanggal 11 Agustus hingga 9 September pihaknya telah melakukan sosialusasi.

“Karna ini sudah masuk ke penegakan hukum dan peranan disiplin, kalau yang sampai sidang tipiring ditindak denda atau sita KTP, tergantung hakimnya,” katanya kepada mediamadura.com. Senin (14/09/2020) sore.

Dikatakan Yusuf, warga yang melanggar aturan protokol covid-19 diberi sanksi beragam, mulai dari yang ringan yakni sanksi administratif hingga denda berupa uang yang besarannya mulai Rp 20 ribu hingga maksimal Rp 100 ribu.

“Itu tergantung dari majelis hakim yang memutuskan. Ini langsung sidang di tempat,” katanya.

Operasi tersebut, kata dia, akan terus digelar sesuai dengan aturan yang diamanatkan dalam Perbup.

Reporter : Arif
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.