28 Agustus Gudang Garam Mulai Serap Tembakau Petani Sumenep

Rapat koordinasi Komisi II DPRD Sumenep dengan stakeholder tembakau

Sumenep, (Media Madura) – Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, melakukan koordinasi dengan stakeholder soal serapan tembakau tahun ini.

Pihak yang dilibatkan dalam koordinasi tersebut diantaranya, pihak pabrikan di Sumenep dan perwakilan kelompok petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau (APTI).

Ketua Komisi II DRPD Sumenep, H Subaidi mengungkapkan, saat ini pihaknya berupaya untuk memaksimalkan penyerapan tembakau yang bermitra dengan berbagai pihak.

“Tiga perwakilan pabrik yang hadir dalam koordinasi kemarin, PT. Gudang Garam, PT. Djarum dan Wismilak,” ujar Subaidi, Selasa (25/8/2020).

Dia menjalaskan, berdasarkan koordinasi dengan pabrikan, penyerapan tembakau oleh PT. Gudang Garam akan dimulai 28 Agustus. Sedangkan dua pabrik lainnya diperkirakan beroperasi September mendatang.

Serapan pabrikan tahun ini, lanjut Subaidi, seperti PT. Gudang Garam berencana menyerap kisaran 1.500 ton tembakau, PT. Djarum membutuh kan 9.000 ton dan Wismilak membutuhkan 20 ton.

Untuk mengantisipasi tak terserapnya tembakau, kata politisi PPP ini, pihaknya meminta agar pemerintah memaksimalkan pengawasan.

“Semuanya sudah diatur, baik dalam segi regulasi, dan semacamnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Arif Firmanto memaparkan, kuota tembakau tahun ini sekitar 8.595 hektare. Sedangkan tahun sebelumnya 14.337 hektare.

Arif menyebutkan, dari priduksi petani dan serapan pabrikan tahun ini masih relatif seimbang. “Kalau dihitung produksi petani saat ini masih sekitar lima ribu-an,” singkatnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.