Pakaian Adat Madura Tampil di Perayaan Karnaval Desa Patarongan

Sampang, (Media Madura) – Panasnya terik matahari tidak menyurutkan ratusan warga Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, untuk mengikuti karnaval budaya dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharrom 1442 Hijriyah, Kamis (20/8/2020).

Perayaan karnaval yang dibuka langsung oleh Kepala Desa Patarongan Sukri sekaligus memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia Ke-75.

Peserta karnaval didominasi oleh anak-anak, pemuda, hingga para santri dari MD Zharatuttulab 7. Mereka tampak antusias menyemarakkan kegiatan tersebut.

-Advertisement-

Tua, muda hingga anak-anak turut menyemarakkan karnaval di Desa Patarongan Kecamatan Torjun, Kamis (20/8/2020) siang. (Ryan/MM).

Iring-iringan karnaval diawali rombongan kesenian musik drum band Gema Ismonoja. Dengan mengenakan pakaian adat Madura yakni baju Sakera bagi kaum pria dan baju Marlena, menambah semarak perayaan.

Tampak dibarisan belakang, peserta juga mengenakan pakaian TNI, Polisi, petugas Satpam, dokter, maupun baju kemanten wanita.

Mereka berjalan kaki menyusuri jalan perkampungan sepanjang 2 kilometer. Selama diperjalanan, peserta menyerukan untuk meramaikan syiar islam dan pembacaan shalawat dan doa.

Ketua Panitia Karnaval Nurul Umam mengatakan, serangkaian kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antar warga serta wujud rasa syukur umat muslim memperingati kalender tahun Islam dan hari kemerdekaan.

“Tentu dalam perayaan ini tidak menghilangkan nilai pesan pendidikannya sehingga semua pelajar maupun santri dan generasi muda yang kreatif turut meramaikan dengan menampilkan berbagai kesenian,” ucap Umam.

Sementara Kades Patarongan Sukri menyambut baik kegiatan karnaval. Dirinya bangga mempunyai pemuda-pemuda desa yang kreatif dan inovatif. Sebab, peran muda sangatlah penting dalam membangun dan memajukan desa.

“Sangat bangga sekali, karena dari semua peserta ini adalah warga kami di Desa Patarongan, mereka yang punya konsep sendiri,” tandasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.