Forkot Minta Polisi Kembangkan Kasus Penggelapan dana Nasabah Bank Jatim

Audensi Forkot di Mapolres Pamekasan. Senin (10/08/2020) pagi.

Pamekasan, (Media Madura) – Forum Kota (Forkot) Kabupaten Pamekasan meminta kepolisian untuk mengembangkan kasus penggelapan dana nasabah Bank Jatim.

Ketua Forkot Pamekasan Samsul Arifin mengatakan, dalam kasus tersebut, Ani Fatini telah divonis 4 tahun 6 bulan penjara. Forkot menilai pelaku dalam kasus itu tidak hanya sendirian.

“Kami meminta agar tim penyidik Polres Pamekasan bisa mengembangkan kasus ini. Karena ada dugaan kuat pelaku tidak hanya sendiri,” katanya ditemui usai melakukan audensi di Mapolres Pamekasan. Senin (10/08/2020) pagi.

Samsul juga menuturkan, dalam persidangan terpidana Ani Fatini, terdapat fakta-fakta baru yang bisa ditindak lanjuti oleh penyidik untuk mengembangkan kasus tersebut.

“Fakta-fakta itu bisa dikembangkan dan bisa menjerat tersangka baru. Termasuk pengakuan adanya dana yang mengalir untuk pencalonan anggota DPRD Pamekasan,” urainya.

Dalam audensi tersebut Forkot ditemui oleh Kanit Tipikor Polres Pamekasan IPDA Hari Indra. Dan pihaknya menyambut baik masukan dari Forkot terkait pengembangan kasus penggelapan dana nasabah Bank Jatim yang mencapi Rp 7,7 miliar itu. Tetapi pihaknya masih menunggu salinan amar putusan terkait kasus tersebut.

Reporter : Ist
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.