Puluhan Sekolah Dasar Negeri di Sumenep akan Ditutup

Ilustrasi siswa SD

Sumenep, (Media Madura) – Puluhan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sumenep, Madura, Timur akan ditutup dan akan dire-gruoping dengan sekolah lain.

Kapala Bidang (Kabid) SD Disdik Sumenep Abd. Kadir menyampaikan, pada tahun 2020 pihaknya bakal mengusulkan kepada Bupati untuk mere-grouping 28 SD karena sejumlah faktor.

“Ya, tahun ini yang bakal diusulkan ke Bupati 28 SD untuk dire-grouping. SD tersebut tersebar di kecamatan daratan dan kecamatan di kepulauan,” ungkapnya.

Di samping itu, kata Kadir, yang akan diusulkan tahun ini juga SD yang sudah tidak ada penghuninya beberapa tahun yang lalu. Namun, baru diusulkan tahun ini untuk dilebur dengan sekolah yang masih aktif.

“Ada SD yang sudah ditutup tapi SK penutupannya masih belum ada, sehingga di masukkan tahun ini untuk ditutup,” jelasnya.

Faktor utama puluhan SD tersebut ditutup karena tidak ada siswa. Sebab, jika sudah dua tahun berturut-turut tidak ada siswa yang mendaftar, maka sekolah itu layak untuk ditutup.

Namun Kadir menampik, tidak adanya siswa sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) itu lantaran kalah bersaing dengan sekolah swasta seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI).

“Tidak seperti itu juga. Biasanya di daerah tertentu satu SD banding tiga MI bahkan ada yang lebih. Penduduk di desa tersebut tidak terlalu padat, hal juga menjadi penyebabnya,” paparnya.

Menurut Kadir, pihaknya sudah sering menympaikan kepada kepala sekolah untuk bersaing dengan menunjukkan kualitas. Sebab, jika kualitasnya bagus, pasti akan dipilih oleh masyarakat.

Reporter : Rosy

Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.