Tanpa Pengajuan Kades, Dana Desa Kini Bisa Dicairkan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli

Sumenep, (Media Madura) – Pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) mengalami perubahan. Meski tanpa pengajuan secara tersurat oleh kepala desa, anggaran tersebut kini bisa dicairkan.

Pola pencairan tersebut ada perubahan dari tahun-tahun sebelumnya, biasanya anggaran bisa direalisasikan apabila ada permohonan dari Pemerintah Desa dengan melampirkan berbagai dokumen, seperti APBDes.

Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli

Sementara saat ini, kewenangan untuk merekomendasikan pencairan DD-ADD tahap pertama ada pada Bupati. Sebagaiman diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli.

“Sesuai anjuran dari pusat, Bupati bisa merekomendasikan pencairan, artinya diminta atau tidak meminta (Pemdes), dana tersebut tetap disalurkan,” katanya, Senin (8/6/2020).

Hingga saat ini, kata dia, sebanyak 31 dari 330 desa yang telah ditransfer kepada kas desa. Sisanya 299 desa lainnya akan diproses hari ini. 

“Kami menginginkan cepat selesai, sehingga pemanfaatannya segera direalisasikan dan manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya. 

Untuk pencairannya, lanjut Ramli, dibagi menjadi tiga termin, termin pertama dan kedua sebesar 40 persen dari total anggaran setiap desa dan 20 persen akan dicairkan pada tahap ketiga.

Reporter : Rosy

Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.