Tempat Perbelanjaan di Pamekasan Harus Tutup Pukul 21.00

Kabid Perundang-undangan Satpol PP Pamekasan, Yusuf Wibisono

Pamekasan, (Media Madura) – Beberapa tempat perbelanjaan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dibatasi waktu operasionalnya.

Kabid Perundang-undangan Satpol PP Pamekasan, Yusuf Wibisono mengatakan, kebijakan itu untuk mempertajam pemutusan rantai penularan virus Covid-19 di Bumi Gerbang Salam.

“Sudah mulai disosialisasikan, untuk toko yang beroperasi 24 jam kini harus tutup pukul 21.00, termasuk para PKL,” katanya, Kamis (14/5/2020).

Menurut Yusuf, aturan tersebut sudah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati nomor No: 430/102 /432.320/2020 tentang pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19)

“Itu sudah berdasar pada maklumat Kepala Polisi Republik Indonesia tanggal 19 Maret 2020, dan instansi lain perihal Peningkatan kewaspadaan terhadap Covid-19 di Jawa Timur,” tambahnya.

Pengelola restoran, rumah makan, cafe atau warung makan diminta untuk mewajibkan kepada pengunjung agar makanan yang dipesan supaya dibungkus dan dinikmati di rumah masing-masing. Bagi PKL wajib memberikan jarak minimal 1,5 meter antar gerobak atau lapak dagangannya.

“Protokol kesehatan dengan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer di tempat-tempat yang mudah dijangkau oleh pengunjung, serta melakukan penyemprotan disinfektan pada semua tempat atau lokasi usaha,” tutur Yusuf.

Yang paling urgen, seluruh karyawan, pedagang dan pengunjung atau pembeli wajib memakai masker saat berkegiatan. Melakukan physical distancing baik antar pengunjung dan antar karyawan, serta membatasi jumlah orang yang masuk agar tidak menumpuk pada tempat atau lokasi

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.