Oleh: Qurrotul Uyun

*) Penulis adalah Mahasiswa IAIN Madura Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Bahasa Arab.

Pandemi Covid-19 atau virus corona kini sedang menimpa umat manusia. Virus ini telah menyebar ke seluruh dunia, termasuk negara kita Indonesia yang telah memakan banyak korban jiwa. Virus ini penyebarannya sulit untuk dideteksi, untuk itu masyarakat sangat disarankan untuk menghindari kontak langsung dengan orang lain.

Hal ini justru membuat masyarakat menjadi resah terhadap adanya virus ini. Segala upaya telah dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat untuk mencegah penyebaran virus ini, diantaranya ditutupnya tempat-tempat wisata, tempat hiburan, siswa maupun mahasiswa diharuskan belajar dari rumah, para pekerja kantoran juga harus bekerja di rumah dan bahkan ibadah pun harus dilakukan di rumah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan atau media penularan virus corona ini. Dan masih banyak upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

Untuk itu masyarakat tidak perlu terlalu khawatir akan pandemi ini, kita hanya perlu mematuhi apa yang telah dihimbau oleh pemerintah. Sebagaimana firman Allah dalam Alquran Surah Al-Baqarah ayat 155-157, yang artinya: “Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang ditimpa musibah, mereka mengucapkan Innaa lillahi wa innaa ilaihi raji’uun, sesungguhnya kami ini kepunyaan Allah dan kepadaNya-lah kami kembali. Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” Ayat ini menunjukka bahwa kita harus mengahadapi musibah ini dengan sabar dan dikembalikan kepada Allah. Maksud sabar disini bukan berarti kita tidak melakukan apa-apa, akan tetapi berusaha untuk segera keluar dari pandemi ini dengan cara yang baik dan diridhai Allah.

Di balik semua musibah pasti ada hikmah di dalamnya, termasuk musibah yang sedang menimpa kita saat ini. Adapun hikmah yang dapat kita petik dari pandemi covid-19 ini, diantaranya yaitu:
1. Timbulnnya kesadaran akan kekuasaan Allah dalam segala sesuatu yang dikehendakinya. Semua makhluk-Nya tidak ada yang bisa melawan takdir dan ketentuannya. Sebagaimana firman Allah dalam al-Qur’an Surat al-An’am ayat 17 dan 18, yang artinya: “ Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. Dan jika dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. Dan Dialah yang berkuasa atas kalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui.” Untuk itu, manusia tidak boleh sombong atas apa yang mereka miliki baik itu harta maupun tahta.
2. Timbulnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan dengan sering mecuci tangan, membersihkan rumah, dan memakan makanan yang bergizi.
3. Populasi udara di jalan-jalan raya menurun, udara menjadi bersih dan sehat karena masyarakat diharuskan berdiam diri di rumah masing-masing untuk mencegah penularan virus corona.
4. Semakin banyak waktu untuk berkumpul bersama keluarga, yang biasanya punya kesibukan masing-masing. Kini, setelah ada kebijakan belajar dan bekerja di rumah waktu untuk bersama keluarga semakin banyak.
5. Meningkatkan rasa solidaritas antar sesama. Akibat pandemi ini banyak orang-orang yang tidak bisa mencari nafkah untuk biaya hidup mereka, untuk itu orang-orang yang mampu banyak yang memberikan bantuan berupa sembako atau uang kepada mereka. Itu merupakan bentuk solidaritas kita antar sesama.
6. Meningkatkan ibadah kita kepada Allah. Yang awalnya kita sibuk dengan banyak kesibukan, sekarang kita mempunyai banyak waktu luang untuk beribadah kepada Allah meskipun di dalam rumah. Apalagi saat ini merupakan bulan Ramadhan yang mana pahala ibadah kita dilipat gandakan oleh Allah.
7. Guru-guru maupun dosen menjadi lebih mengenal dengan teknologi untuk pembelajaran, yang awalnya tidak terbiasa dengan aplikasi-aplikasi pembelajaran. Ada yang menggunakan Class Room, Zoom, WhatsApp Group, dan lain sebagainya.
8. Siswa maupun mahasiswa menjadi terbiasa memanfaatkan smartphone-nya untuk belajar dan mengerjakan tugas, bukan hanya untuk main game atau lainnya.
9. Memperkuat kesadaran untuk terus menuntut ilmu, karena meskipun kita berada di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ternyata obat untuk virus corona belum ditemukan. Sungguh betapa sedikitnya ilmu yang kita miliki, sebagaimana firman Allah dalam al-Qur’an Surat al-Kahfi ayat 109 yang artinya: “ Katakanlah: kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).”
Demikianlah beberapa hikmah yang dapat diambil dari pandemi covid-19 saat ini. Dan tentu saja masih banyak hikmah lain yang mungkin ada di sekeliling kita tanpa kita sadari. Untuk itu, yang bisa kita lakukan saat ini yaitu menjaga kesehatan kita dan tetap di rumah jangan keluar kecuali ada keperluan mendesak dan jangan lupa menggunakan masker saat keluar rumah. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan semoga kita sehat selalu. Aamiiin. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.