Bantuan Budidaya Ikan di Sampang Direalokasi ke Penanganan Covid-19

Nelayan asal Sampang menurunkan hasil tangkapan ikan di pelabuhan tanglok, Jumat (12/10/2018). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Sampang merealokasikan program bantuan dana hibah sebesar Rp 2,2 miliar untuk penanganan virus Corona di Sampang.

Dana ini sebelumnya direncanakan untuk bantuan usaha budidaya ikan menggunakan kolam bundar bagi 55 kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) tersebar di 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang.

“Tahun ini Pokdakan tidak bisa memperoleh program bantuan dana hibah karena anggarannya direalokasikan penanganan Corona,” ucap Kepala DKPP Sampang Wahyu Prihartono melalui Kabid Perikanan dan Budidaya M. Mahfud, Rabu (29/4/2020).

Kata Mahfud, besaran dana hibah yang diberikan ke 55 kelompok budidaya ikan sebesar Rp 33 juta dari per kelompok. Total anggaran itu sebesar Rp 2.229.211.000 dan dibagikan ke 55 kelompok.

Anggaran itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK)

Bantuan ini berupa kolam bundar, bibit lele, dan pakan ikan. Pembudidaya juga akan mendapatkan pembinaan dari penyuluh perikanan terkait dengan pelaporan dan teknik pengelolaan usaha budidaya ikan.

“Syarat yang paling mendasar bantuan hibah ialah harus terbentuk kelompok usaha, jadi untuk perorangan tidak bisa mengajukan permohonan bantuan tersebut,” tandasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.