Disurati Mendagri, Begini Nasib Pilkades Serentak di Sumenep

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli

Sumenep, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadwalkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada November 2020 mendatang.

Namun, Pilkades tersebut berpotensi ditunda, lantaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyurati Pemkab dan menyarankan Pilkades dan Pilkades Antar Waktu ditunda. 

“Semua institusi wajib patuh terhadap suasana kejadian yang luar biasa ini (Covid-19) termasuk pelaksanaan Pilkades ini,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, Jumat (24/4/2020).

Mantan Kadinsos ini menjelaskan, secara teknis Pilkades bisa digelar tahun ini apabila status pandemi Covid-19 dicabut oleh pemerintah minimal Juni 2020.

Namun, apabila status bencana nasional terus diperpanjang, kemungkinan besar pelaksanaan Pilkades serentak ditunda pada tahun 2021.

“Ya apabila awal Juni wabah virus corona ini selesai, maka menjadi pertimbangan kami untuk teyap dilaksanakan. Tapi kalau sampai akhir Juni belum selesai kemungkinan akan ditunda pada tahun berikutnya,” terangnya.

Kata Ramli, pelaksanaan Pilkades serentak merupakan kewajiban untuk dilaksanakan di tahun 2020 berdasarkan Peraturan Bupati Sumenep. Dan, secara teknis juga sudah selesai semua tinggal pelaksanaan. 

“Amanah Perbup, Pilkades serentak dilaksankan pada 2020 dan 2026. Regulasinya sudah ada semua. Tapi semua bisa bergeser karena situasi dan kondisi,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.