Pengadaan Alat Peraga Edukasi PAUD Dilaporkan ke Kejari Sumenep

Ketua Sumenep Independen, Sahrul Gunawan saat menyerahkan laporkan ke Kejari Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Pengadaan Alat Peraga Edukasi (APE) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Senin (20/4/2020).

Pasalnya, pengadaan APE 2019 yang bersumber dari Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BOP) untuk lembaga PAUD itu diduga fiktif.

Saat melalorkan, Ketua Lembaga Sumenep Independen (SI), Sahrul Gunawan diterima bagian resepsionis untuk disampaikan kepada Bagian Intelejen Kejari Sumenep.

“Laporan beserta sejumlah barang bukti (BB) telah kami sampaikan ke Kejari,” ungkap Sahrul usai menyerahkan laporan.

Menurutnya, sebelum melaporkan pihaknya telah melakukan investigasi. Hasilnya terdapat beberapa kejanggalan dalam pengadaan APE di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep.

Salah satunya, lembaga penerima belum menerima barang meski telah mentransfer keuangan untuk pembelanjaan alat permainan tersebut.

“Kabarnya, transfer dari lembaga kepada pihak ketiga variatif, ada yang Rp 1 juta, Rp 2 juta dan ada yang hingga Rp 3 juta lebih,” bebernya.

Selain itu, lanjut Syahrul meski barangnya belum sampai, sebagian lembaga penerima telah menyelesaikan laporan pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan bantuan tersebut.

“Ini kan sudah janggal. Mestinya LPJ itu dibuat apabila sudah dibelanjakan dan barangnya ada. Ini tidak ada barangnya tapi LPJ-nya selesai,” jelasnya.

Kejanggalan lain, kata dia, salah satu oknum Dinas Pendidikan diduga ikut andil dalam realisasi program dengan mengarahkan kepada salah satu perusahaan (pihak ketiga) dalam membelanjakan bantuan tersebut.

“Kalau itu benar sudah bisa dipastikan adanya dugaan permainan yang mengarah pada monopoli. Namun, ini masih sebatas dugaan saja. Kami harap Kejari Profesional dalam menangani laporan ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, Djamaluddin belum bisa menjelaskan soal laporan tersebut. Karena saat ini masih berada ada acara.

“Maaf saya lagi di DPRD rapat paripurna. Saya belum dapat kabar. Nanti saya cek,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.