Dana Desa Rp 2,7 Miliar di Sampang untuk Cegah Covid-19

Kepala DPMD Sampang Malik Amrullah. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, menyiapkan anggaran untuk penanganan wabah virus Corona atau Covid-19 yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp 2,7 miliar lebih.

Kepala DPMD Sampang Malik Amrullah menyampaikan, saat ini realisasi dana desa tahap pertama masih dalam proses pencairan. Dana desa tersebut dapat digunakan untuk membantu penanganan wabah Covid-19 di masing-masing desa.

Setiap desa minimal dianggarkan Rp 15 juta rupiah. Anggaran itu bisa saja bertambah tergantung dari jumlah penduduk, karena 60 persen diwajibkan untuk pembelian masker.

“Minimal Rp 15 juta, kalau diakumulatif 186 desa di 14 kecamatan menjadi Rp 2.790.000.000, tapi kalau penduduknya lebih banyak bisa tiga kali lipat dari anggaran minimal itu,” ucap Malik dibalik telepone, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, setiap desa harus mendirikan Pos Jaga Desa dan membentuk Relawan Desa Lawan Covid-19. Langkah ini salah satu bentuk upaya desa meredam penyebaran virus Corona.

Pembentukan itu pun sudah sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Nomor 8 tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19.

“Dana untuk pencegahan penyebaran Covid-19 yang bersumber dari Dana Desa itu bisa digunakan untuk biaya operasional seperti pembelian masker, penyemprotan disinfektan, dan kebutuhan lain semisal ada pasien positif pemerintah desa harus menyiapkan mobilitas pengangkutan ke tempat isolasi,” terangnya.

Malik kembali mengingatkan agar desa-desa segera memenuhi persyaratan tersebut agar dana tersebut bisa segera digunakan dalam penanganan wabah Covid-19.

“Saya sudah menghimbau agar segera dan cepat memenuhi persyaratan itu agar dana desa bisa terealisasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman mendukung upaya itu dalam meredam penyebaran Covid-19 di masing-masing desa. Kendati begitu, dirinya meminta DPMD tetap mengawasi penggunaan dana desa yang diperuntukkan untuk pencegahan wabah virus Corona.

“Kami berharap DPMD mengawasi realisasi dibawah, semua harus dilibatkan termasuk Muspika, kita khawatir anggaran ini justru fiktif dan tidak digunakan secara peruntukannya, pembelian masker untuk masyarakat harus nyata,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.