Sejumlah BPNT di Pulau Raas Sumenep Tak Terealisasi

Kepala Dinas Sosial Sumenep, Moh. Iksan (tengah)

Sumenep, (Media Madura) – Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan/ Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagaimana KPM yang lain.

Bahkan sempat ada tudingan dari Forum Pemuda Raas (FPR), bahwa tidak terealisasinya BPNT tersebut diduga lantaran adanya penguasaan E-Warung oleh oknum Kepala Desa

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Moh. Iksan mengatakan, sebagian BPNT di Kecamatan Raas memang tidka terealisasi. Hal itu disebabkan adanya mis komunikasi dari Kepala Desa yang ingin  mengedepankan kebersamaan masyarakatnya dalam mendapatkan bantuan tersebut.

“Antara kartu yang sudah masuk adalah irisan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) PKH, dan kartu yang lain belum tersampaikan, sehingga anggarannya tertahan,” terangnya, Jumat (6/3/2020).

Sehingga sesuai aturan tidak bisa disalurkan dan dikembalikan pada kas negara. Namun demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah pusat agar uangnya dapat kembali digunakan dengan melakukan rekonsiliasi.

“Namun belum ada jawaban dari pusat, informasi yang kami terima jawaban itu masih bulan April mendatang,” tandasnya.

Mantan aktivis PMII ini mnegatakan, pihaknya sudah melakukan intruksi kepada Kecamatan dan Kepala Desa (Kades) yang bersangkutan untuk merealisasikan KKS yang ada, sementara KKS yang belum tersampaikan masih menunggu intruksi dari pusat.

“Dan itu kemarin sudah direalisasikan. Jadi, tinggal menunggu sebagian yang belum bisa direalisasikan,” tukasnya.

Kemudian Iksan membantah terhadap dugaan E-warung yang diduga dikuasai oleh pihak Kepala Desa. Sebab E-warung sendiri merupakan rekomendasi dari masyarakat dan Kepala Desa yang bersangkutan.

“Syaratnya punya kemampuan, punya modal, punya kapabiltas dalam pelayanan, dan sudah ditetapkan oleh Bank Mandiri,” pungkasnya.

Reporter : Rosy

Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.