Demi Velg Motor Variasi, Pelajar Sampang Jadi Dalang Pembobolan Toko

Empat pelaku pembobolan toko menunjukkan barang bukti hasil uang curian yang dibelikan velg motor variasi, Senin (2/3/2020). (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Komplotan pelaku pembobolan sebuah toko di Dusun Baban II, Desa Pangilen, Kecamatan Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, akhirnya terungkap.

Polisi meringkus empat dari delapan pelaku, yakni Feri Arista (20), Moh Fais (19), Nur Fattah Hidayat (19). Mereka warga Desa Banyumas Kota Sampang. Sedangkan Wahyudi (18) warga Desa Pangilen Kota Sampang.

Keempat pelaku berhasil diamankan pada Jumat (28/2/2020) malam pukul 23.00 WIB kemarin.

Waka Polres Sampang Kompol Moh Lutfi mengatakan, aksi pencurian dengan pemberatan di toko ‘Faizal M.Barok’ di Desa Pangilen didalangi oleh seorang pelajar SMA yang baru berusia 18 tahun, Wahyudi.

Dari keterangan pelaku, uang hasil pencuriannya untuk dibelikan velg motor variasi. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, pelaku juga ingin memiliki baju baru.

“Tersangka Wahyudi ini menjadi otak pencurian, uangnya demi beli velg motor sampai baju, status para pelaku hanya Wahyudi yang pelajar, sebagian pekerja swasta,” ujar Moh Lutfi mewakili Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro, Senin (2/3/2020).

Lutfi menceritakan, toko eceran milik Mohammad Sayuti (32) sudah ketiga kalinya kebobolan, terakhir pada Kamis 27 Februari. Komplotan pencuri ini merangsak masuk dengan cara mencongkel dingding jendela yang terbuat dari papan kayu.

Pelaku dengan leluasa mengambil sejumlah barang dagangan korban. Termasuk puluhan slop rokok berbagai macam jenis. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta.

“Korban kehilangan terakhir itu 27 Februari, dan keesokan harinya melapor ke polisi,” kata Lutfi.

Perwira dengan satu melati dipundaknya itu menuturkan, penangkapan empat pelaku berawal saat petugas mendapat informasi tentang keberadaan pelaku. Saat itu, mereka tengah berdiskusi pembagian hasil curian di sebuah gardu (pos kamling) desa setempat.

“Saat ini kita masih menangkap empat pelaku, sedangkan empat orang lainnya dalam pengejaran, para pelaku memang sering membobol toko di tempat itu,” tuturnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti papan kayu, handphone, motor Yamaha Jupiter, tiga velg motor variasi, dan uang tunai Rp 500 ribu.

Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 junto Pasal 64 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan.

“Ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun penjara,” pungkasnya.

Reporter : Ryan
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.