Tahanan Narkoba Dominasi Penjara, Bupati Sumenep: Saya Prihatin

A. Busyro Karim

Sumenep, (Media Madura) – Bupati Sumenep, A. Busyro Karim mengaku sangat prihatin dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sumenep.

Pasalnya, angka kasus pengguna barang haram itu sangat tinggi. Berdasarkan data Rutan Kelas IIB Sumenep, warga binaan mencapai 300 orang, dan 70 persen diantaranya tahanan kasus narkoba.

“Saya prihatin dengan peredaran narkoba di Sumenep ini,” jelas Bupati pada Pisah Sambut Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Senin (13/1/2020) kemarin.

Kata Bupati, Kabupaten Sumenep memang berbeda dengan kabupaten lainnya di Madura, ada tantangan sendiri terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Secara geografis, Sumenep terdiri dari daratan dan kepulauan, yang menyebabkan para pelaku narkoba sangat mudah untuk mengirim barang haram narkoba,” urainya.

Oleh sebab itu, menurut Bupati seluruh pihak terkait harus meningkatkan kerja sama untuk menangkap para pengedar bahkan bandar narkoba, supaya bisa mengurangi peredarannya di Sumenep.

“Kasus narkoba di Sumenep sudah sangat memprihatinkan, mengingat penggunanya sudah menyasar semua kalangan di masyarakat bahkan kalangan remaja. Jadi kita harus bersama-sama mencegah peredarannya agar pengguna narkoba berkurang di tahun mendatang,” imbuhnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.