Sidang Pembacaan Tuntutan Eks Pejabat Disdik Digelar Awal Januari

Dua tersangka kasus SMPN 2 Ketapang digelandang penyidik Kejari Sampang menuju mobil tahanan, Selasa (10/9/2019) siang. (Zainal/MM).

Sampang, (Media Madura) – Dua mantan pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh Jupri Riyadi dan Akh Rojiun, akan menjalani sidang pembacaan tuntutan pada awal Januari 2020 nanti di Pengadilan Tipikor Surabaya. Selasa (24/12/2019).

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sampang Edi Sutomo, mengatakan kasus dugaan korupsi pembangunan ruang kelas baru (RKB) SMPN 2 Ketapang itu tersisa dua terdakwa yang belum divonis. Diantaranya, Jupri selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) dan Rojiun sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).

“Sebelumnya sudah ada 10 orang saksi mulai dari dua saksi ahli, tiga orang pejabat Disdik, lima orang dari pelaksana, pengawas, dan pemilik CV, mereka memberikan keterangan di persidangan, jadi untuk pembacaan tuntutan nanti awal Januari,” ucap Edi.

-Advertisement-

Dalam kasus ini lima terdakwa telah divonis 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan penjara oleh majelis hakim.

Meliputi, Abd Aziz pemilik CV Amor Palapa, Nuriman selaku peminjam CV, Mastur Kiranda selaku pelaksana kegiatan, Didik Hariyanto dan Sofyan selaku pengawas kegiatan.

Edi Sutomo menambahkan untuk Nuriman dan Mastur dibebankan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 132.300.000. Sedangkan, dua pengawas Didik dan Sofyan tidak dibebankan uang pengganti karena tidak ikut menikmati.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.