Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro didampingi Kasat Reskrim AKP Subiantana (kemeja putih) memberikan keterangan kepada wartawan beberapa waktu lalu. (Ryan/MM).

Sampang, (Media Madura) – Polisi terus menyelidiki kasus pembunuhan yang terjadi pada Jumat 29 November siang lalu di Desa Tamberu Laok, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Tiga orang saksi turut diperiksa penyidik.

“Kita masih mendalami untuk mengungkap kasus pembunuhan ini, sudah ada tiga orang saksi yang diperiksa,” ucap Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Subiantana, Senin (2/12/2019) siang.

Polisi belum bisa memastikan motif terbunuhnya Tora’i (55) yang ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan poros desa tersebut. Pria asal Dusun Duwek Rajeh, Desa Tamberu Laok, itu dikabarkan memiliki ilmu santet.

Subiantana mengatakan, penyidik tidak serta merta membenarkan motif dilatarbelakangi isu santet karena harus dilengkapi dengan bukti yang kuat. Dalam waktu dekat, ia berjanji akan segera menangkap pelaku dan mengungkap motif pembunuhan.

“Sampai saat ini belum diketahui motifnya, mohon bersabar mungkin dua atau tiga hari ini terungkap,” janjinya.

Sebelumnya, korban ditemukan tewas tergelatak dengan penuh luka lebam di bagian pipi kanan, leher belakang, dan punggung. Luka sobek dibagian jari kiri dan kedua sendi lutut.

Reporter : Ryan
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.