Polisi (Dok/MM)

Sumenep, (Media Madura) – Kepolisian akan menerjunkan 2.900 personel untuk mengamankan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 di Kabupaten Sumenep,Madura, Jawa Timur.

Jumlah tersebut berasal dari jajaran Polres Sumenep, dan Bantuan Kendali Operasi (BKO) Polres se Jawa Timur. Mereka akan mengamankan jalannya Pilkades yang akan digelar pada 7 November 2019 nanti untuk wilayah daratan.

Sedangkan untuk Pilkades serentak di wilayah kepulauan satu minggu berikutnya, jumlah personel yang dikerahkan lebih sedikit, yaitu 725 personel.

“Untuk pengamanan Pilkades serentak di wilayah kepulauan, hanya BKO dari Polres jajaran di Madura. Tapi kalau di wilayah daratan, didukung oleh BKO dari jajaran Polres se Jatim,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (16/10/2019).

Mantan Kapolsek Sumenep Kota ini menjelaskan, Polres Sumenep juga sudah memetakan desa-desa rawan. Namun hasil pemetaan itu akan terus di-update melihat perkembangan situasi politik di lapangan.

“Ada desa yang awalnya diprediksi rawan, ternyata dalam perkembangannya justru aman. Sebaliknya ada pula desa yang sebelumnya diprediksi akan berlangsung lancar, justru bergejolak,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep, Moh. Ramli menegaskan, meski tahapan Pilkades serentak tahun ini sempat diwarnai dinamika politik di tingkat bawah, dia memastikan sejauh ini tidak ada desa yang tahapan Pilkadesnya dihentikan.

“Sampai sekarang tahapan Pilkades serentak tetap berjalan sesuai tahapan yang sudah ditentukan,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.