Warga Adukan Beras Berkutu ke DPRD Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Sejumlah warga mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Kedatangan itu untuk mengadukan beras bantuan pemerintah yang banyak serangganya atau kutuan, Kamis (10/10/2019) pagi.

Menurut Nasir, beras itu selayaknya bukan untuk dikonsumsi oleh manusia melainkan yang layak untuk hewan, sebab kondisinya sangat tidak layak.

“Beras ini layaknya untuk ayam, kambing, karena kondisinya sangat jelek,” katanya.

Ia meminta pihak-pihak yang berwenang agar tidak membiarkan beras itu menjadi konsumsi warga, sebab meski miskin ia juga ingin makan nasi dari beras yang kualitasnya bagus. “Beras yang dari BPNT jauh dari harapan masyarakat,” tambahnya.

Bahkan, banyak penerima yang tidak sesuai dengan realita di lapangan salah satunya ada penerima yang rumahnya berkeramik malah ia dapat BPNT sementara yang miskin tidak mendapatkan.

“Penerima masih banyak yang tidak tepat sasaran, itu yang perlu di evaluasi,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan, Zaiful Anam menyatakan, dua program ini merupakan program Kementerian Sosial, sehingga Dinsos tidak bisa berbuat banyak. Sedangkan kualitas beras sudah diatur.

“Data kemiskinan dari Kemensos RI, sementara data KPM melalui Basic Data Terpadu (BDT) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa tahun yang lalu,” katanya.

Reporter : Ahmad Rifqi
Editor : Arif

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.