Pamekasan, (Media Madura) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur berencana menjemput warga Pamekasan yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Pamekasan, Syaiful Anam mengatakan, korban kerusuhan asal kabupaten berslogan Gerbang Salam itu ada dua orang, berdasarkan data dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

“Warga Pamekasan yang terdata menjadi korban kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, tercatat dua orang. Itu sesuai data dari Dinsos Jatim,” katanya, Selasa (8/10/2019).

Saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi lebih lanjut dengan berbagai element, sebab kedua korban bernama Muhammad Husein dan Muhammad Kusairi itu belum diketahui alamatnya.

“Alamatnya masih belum diketahui, kami akan terus berkoordinasi dengan Pemprov, termasuk pemulangannya,” tambahnya.

Dari pemerintah, para korban akan mendapatkan bantuan yang dianggarkan dari uang tidak terencana sebesar Rp 5 juta.

“Setelah nyampek Pamekasan akan dibantu sekitar Rp 5 jutaan,” tutupnya.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.