Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat

Sumenep, (Media Madura) – Dua narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur yang kabur pada Minggu (28/10/2019) lalu, hingga kini belum berhasil ditangkap.

Bahkan keberadaannya masih belum terendus. Meski tersiar kabar bahwa kedua napi telah berada di luar Madura.

“Belum (tertangkap). Tapi kami terus melakukan pengejaran sampai tertangkap,” kata Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Beni Hidayat, Senin (7/10/2019).

Untuk mengejar napi yang satu diantaranya merupakan napi spesialis kabur, pihak Rutan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI.

“Keberadaan keduanya kita rahasiakan. Yang jelas kami terus koordinasi dengan Polres, Kodim dan juga Polda Jawa Timur,” cetusnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua napi yang kabur tersebut bernama Matrawi, warga Desa Batuputih, Kecamatan Batu Putih, Sumenep dan Abd. Baidi, warga Desa Banaresep, Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Matrawi merupakan napi kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), sedangkan Abd. Baidi, napi kasus narkoba.

Berdasarkan catatan Rutan Sumenep, Matrawi sudah tiga kali kabur. Pertama kali kabur pada saat menjalani hukuman pada 2008 lalu, kemudian pada saat menjalani hukumam dalam kasus KDRT awal Pebruari 2019 dan terakhir minggu lalu.

Kedua napi ini berhasil lolos dari rutan dengan cara, pertama membobol tembok pembatas kamar isolasi nomor 18 yang dihuni Matrawi.

Dia kemudian masuk ke kamar isolasi nomor 19 yang dihuni Baidi. Lalu keduanya membobol tembok bagian timur dengan menggunakan sendok. Setelah itu keduanya melompat dua tembok pembatas rutan.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.