Pamekasan, (Media Madura) – Ratusan warga Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar demonstrasi ke Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, terkait hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak beberapa waktu lalu, Senin (30/9/2019).

Abdus Sukur saat berorasi mengatakan, hasil Pilkades itu ditengarai ada kesengajaan untuk memenangkan calon kades nomor urut 03 atas nama Asy’ari, terbukti kemenangan hanya 6 suara namun ada kelebihan surat suara sah sebanyak 18.

“Kami masyarakat Pamaroh dicurangi oleh panitia” katanya.

Karena itu, kedatangan mereka ke kantor Bupati itu untuk menuntut keadilan.

“Pak Bupati dan wakilnya agar berlaku adil,” tambahnya.

Ratusan peserta aksi pendukung Afif Amrullah nomor urut 01 ditemui oleh Wakil Bupati, Raja’e dan Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono. Tanggapan orang nomor 2 di lingkungan Pemkab itu menyatakan hasil Pilkades pada Rabu 11 September 2019 itu sah menurut hukum.

“Pemkab merekomendasikan kepada P2KD Pamaroh agar segera menetapkan hasil Pilkades yang telah berlangsung,” katanya.

Namun masyarakat Pamaroh tidak puas dengan keputusan itu, sehingga masih melakukan audiensi.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.