Mahasiswa Sumenep Peringati Hari Tani Nasional dengan Turun Jalan

Demo Hari Tani Nasional oleh mahasiswa di depan kantor DPRD Sumenep mendapat hadangan kepolisian

Sumenep, (Media Madura) – Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memperingati Hari Tani Nasional, Selasa 24 September 2019 dengan melakukan aksi demontrasi di kantor DPRD setempat.

Dalam aksinya, mahasiswa yang tergabung ini Brigade Rakyat dan Pemuda Nusantara (Bribda) membawa hasil pertanian seperti kacang panjang dan terong. Mereka juga membentangkan poster bertuliskan ‘Setop alih fungsi lahan’.

Menurut mahasiswa, selama empat tahun terakhir ini banyak lahan pertanian beralih fungsi menjadi tambak udang, sementara pemerintah terkesan tutup mata terhadap persoalan yang dialami para petani.

- Advertisement -

“Salah satunya suplai pupuk yang tidak terkontrol secara maksimal. Akibatnya kebutuhan pupuk tidak terpenuhi dengan baik,” kata Koordinator aksi, Baihaqi.

Mereka juga mendesak Pemerintah Daerah bersama wakil rakyat juga harus tegas agar lahan produktif tidak beralih fungsi. Sebab, sejak beberapa tahun terakhir ini, banyak lahan produktif marak dialih fungsikan.

“Penanganan daerah yang selama ini sering terjadi kekeringan juga harus dilakukan dengan maksimal. Sebab, masyarakat hanya menginginkan kehidupannya terus berlanjut dengan baik,” tegasnya.

Massa aksi ditemui Ketua DPRD Sumenep, Hamid Ali Munir dan Kepala Dispertahorbun, Arif Firmanto. Di depan massa, Hamid mengungkapkan, bahwa sekarang Sumenep sedang membahas Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Silahkan sampaikan masukan mahasiswa. Tapi kalau bicara pupuk, masih terserap 32 persen. Artinya persediaan pupuk kita masih mencukupi. Tetapi pupuk tidak bisa dijual bebas, karena pupuk bersubsidi. Jadi harus melalui kelompok tani,” ujarnya.

Sementara Kepala Dispertahorbun, Arif Firmanto meminta supaya masyarakat tidak khawatir persediaan pupuk, apalagi sebagian sudah menggunakan kartu tani. “Jadikan hari tani sebagai refleksi. Yang belum baik, mari perbaiki bersama-sama,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.