Peserta demo tembakau mencoba menembus kawalan polisi di depan kantor Bupati Pamekasan

Pamekasan, (Media Madura) – Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) dan Institut Kajian dan Riset Daerah (Ikret) saat menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur soal anjloknya harga tembakau nyaris bentrok dengan kepolisian, Selasa (10/9/2019).

Demo nyaris bentrok lantaran para demonstran memaksa masuk ke kantor Bupati Pamekasan di Jalan Kabupaten, setelah dihalang oleh korp Baju Coklat dengan alasan tidak memegang Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).

Aksi dorong-mendorong terjadi hingga hampir diberi tembakan gas air mata, namun gagal karena massa tidak melakukan perlawanan.

Orator aksi, Musyfik MTW mengklaim kedatangan mereka sudah melayangkan surat pemberitahuan ke pihak polisi. Sehingga polisi tidak bisa serta merta membubarkan aksi demo sesuai Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Kami sudah melayangkan pemberitahuan ke Polres soal aksi demo ini, kami sudah resmi jadi jangan permasalahkan kami,” tegasnya.

Orator lain, Zainullah menambahkan, massa ingin menyampaikan keluh kesah petani yang sampai saat ini harga tembakau sangat murah bahkan tidak laku dipasaran.

“Sekarang harga tembakau murah Pak Bupati, mana janji politiknya yang disampaikan satu tahun yang lalu,” teriaknya.

Zen sapaan akrab Zainullah, meminta Bupati Baddrut Tamam segera menepati janjinya, sebab rakyat saat ini sudah tercekik.

“Bupati dan Wabup harus bertanggung-jawab kepada petani tembakau dan mendesak gudang atau pabrikan untuk membeli tembakau rakyat mahal,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Bambang Edi Suprapto saat menemui para pendemo menyatakan akan selalu mendukung aspirasi rakyat.

“Soal tataniaga tembakau di Pamekasan, sudah kami laksanakan termasuk permintaan teman-teman,” katanya singkat.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.