Ribuan Ton Tembakau Rajangan di Sumenep Berpotensi tak Terserap

Proses merajang tembakau Madura

Sumenep, (Media Madura) – Ribuan ton tembakau rajangan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berpotensi tidak terserap pabrikan. Pasalnya, sampai saat ini baru ada dua pabrikan yang melakukan pembelian.

Dua gudang tersebut yakni perwakilan PT Gudang Garam di Kecamatan Guluk-Guluk dengan target penyerapan 2.200 ton dan PT Kahuripan di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, dengan target penyerapan 3 ribu ton.

“Total target serapan tembakau rajangan dari dua pabrikan itu mencapai 5.200 ton tembakau rajangan,” kata Kepala Bidang Perkebunan, Dispertahortbun Sumenep, Abd Hamid, Selasa (3/9/2019).

- Advertisement -

Disisi lain, produksi tembakau petani tahun 2019 di Sumenep diprediksi mencapai 8.600 ton. Hal itu berdasarkan luas area tanaman tembakau yang mencapai 14.337 hektare.

“Hasil analisa kami, produksi tembakau tahun ini sekitar 6 kuintal per hektare. Artinya, dua pabrikan tersebut tidak mungkin bisa menyerap keseluruhan tembakau,” jelasnya.

Untuk itu, ia berharap ada pabrikan lain yang juga membuka penyerapan tembakau rajangan. Sebab, jika hanya ada dua pabrikan yang melakukan pembelian tembakau dipastikan akan ada sekitar 3.400 ton tembakau rajangan yang tidak terserap.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak pabrikan agar tembakau petani tetap bisa terserap,” tukasnya.

Reporter : Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.