Konflik KNPI Sampang Tak Kunjung Usai

Bersitegang: suasana kericuhan peserta OKP dengan panitia berlangsung dalam Musda DPD KNPI Sampang di aula Hotel Camplong, Rabu (13/2/2019) pukul 23.00 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Konflik kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sampang hingga kini tak kunjung tuntas. Insiden kericuhan saat pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke IV yang digelar pada awal Februari lalu masih menyisakan bara api.

Ketidakjelasan SK karteker dari DPD KNPI Jawa Timur dalam mengambil alih Musda berdampak terhadap citra organisasi. Seharusnya organisasi kepemudaan itu tetap mengacu pada AD/ART.

Kandidat Calon Ketua KNPI Sampang Syaifullah, mengatakan gagalnya pelaksanaan Musda menjadi catatan penting bagi Ketua KNPI lama karena tidak bisa menyelesaikan yang selama ini menjadi penyebab konflik.

Ditambah tuntutan peserta Musda yang meminta menyampaikan pertanggungjawaban Ketua KNPI Sampang masa bakti 2013-2016.

“Saya sangat kecewa dengan belum jelasnya SK karteker sampai saat ini, apalagi LPj dari ketua lama,” ucap Syaifullah, Selasa (27/8/2019).

Menurutnya, konflik kepengurusan KNPI Sampang perlu dievaluasi bersama untuk mencari solusi terbaik. Termasuk pola kepemimpinan agar KNPI tetap kondusif.

“Jika hanya ditentukan ketua lama saja, maka saya yakin tidak akan pernah kondusif, kalau KNPI terus seperti ini lebih baik dibekukan saja, masih banyak OKP di Sampang yang lebih efektif, jangan di bodohi OKP Sampang,” tegasnya.

Sementara itu, Sidik salah satu Kandidat Calon lainnya memberikan tanggapan. Dia menuturkan akan lebih bijak jika KNPI Jawa Timur menunjuk Ketua karteker dari pengurus internal Jawa Timur. Mengingat, pelaksanaan Musda saat itu telah diambil alih.

Alasannya demi mengantisipasi dari konflik kepentingan. Dengan begitu, Sidik menegaskan bahwa dia menolak atas penunjukan Ketua karteker saat ini.

“Sekarang ini bagaimana seharusnya mencari solusi baik konflik KNPI di Sampang, ketika KNPI Jawa Timur menunjuk orang yang tidak pernah tau apa itu KNPI sama halnya KNPI Jawa Timur menambah masalah baru,” pungkasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.