Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Maskur didampingi pejabat lainnya membeberkan barang bukti tersangka Rojiun, Rabu (24/7/2019). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Kejaksaan Negeri Sampang, Madura, Jawa Timur, mengungkap tersangka AR (Akh Rojiun) diketahui pejabat Dinas Pendidikan Sampang tersandung dua kasus dugaan korupsi terkait pembangunan gedung sekolah.

Rojiun merupakan tersangka kasus dugaan korupsi ambruknya gedung SMPN 2 Ketapang, yang kini ditangani penyidik Polres Sampang.

Tersangka yang menjabat sebagai Kasi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar (Sarpras SD) Disdik itu juga telah ditahan oleh oleh Kejaksaan Negeri Sampang, pada Rabu (24/7/2019) sore terkait kasus fee proyek SDN Banyuanyar 2.

“Sangat disayangkan ternyata tersangka tidak jera, ada dua kasus berbeda, pertama kasus ambruknya gedung sekolah di SMPN 2 Ketapang tahun 2016 dan kedua kasus SDN Banyuanyar 2 tahun 2019,” ungkap Kepala Kejari Sampang Maskur dalam memberikan keterangan kepada wartawan seusai penangkapan, Rabu (24/7/2019) malam.

Dia menyampaikan, kasus yang menjerat Rojiun terkait ambruknya gedung SMPN 2 Ketapang masih tetap berlanjut di penyidik Polres Sampang. “Itu masih berjalan di penyidikan Polres, ada kaitan atau tidak dengan Kepala Disdik belum bisa disampaikan, pemeriksaan belum kesana,” ujarnya.

Kepala Kejari Sampang mengaku, selama ini pihaknya sering menerima laporan dari masyarakat bahwa banyak pelaksanaan proyek sekolah di Sampang tidak sesuai rencana anggaran belanja (RAB). Penyebabnya tak lain adalah terjadi praktek uang fee proyek.

“Hal inilah yang menyebabkan kualitas pembangunan berkurang,” paparnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor      : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.