Pamekasan, (Media Madura) – Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengamankan sejumlah barang-bukti (BB) guna mengungkap tewasnya pemilik toko mebel, Amir Hud Alkatiri (55), Selasa (2/7/2019) dini hari.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Nining Diyah mengatakan polisi telah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Karena korban ditemukan dalam kondisi berlumuran darah, lantaran luka pada bagian kepala belakang dan leher, makanya masih dilakukan penyelidikan,” katanya.

Nining menambahkan, barang bukti yang diamankan berupa sepasang sepatu yang berlumuran darah, satu buah kacamata hitam, satu celana kain yang ada darahnya, dan satu topi warna orange yang ada bercak darahnya.

“Ada sekitar empat BB yang telah di amankan di Mapolres,” tambahnya.

Korban merupakan warga Jalan Paayaman, Kelurahan Parteker, Kecamatan Pamekasan tersebut ditemukan tewas berlumuran darah di rumah barunya di Jalan Pintu Gerbang, Gg 4, Blok Klompang, Kelurahan Bugih. Korban ditemukan tewas di lantai dua rumah barunya.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan atas kasus ini,” tandasnya.

Diduga kuat tewasnya pengusaha itu menjadi korban penganiayaan. Apalagi, motor dan handphone korban raib.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.