Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli

Sumenep, (Media Madura) – Ratusan desa di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada November 2019 mendatang.

Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) telah memerintahkan Badan Pengawas Desa (BPD) yang akan menggelar Pilkades untuk membentuk panitia.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli mengatakan, saat ini sudah ada 50 desa yang telah membentuk Panitia Pilkades.

“Paling lambat akhir Juni ini semua Desa yang akan Pilkades panitianya sudah terbentuk. Lalu nanti awal Juli 2019 kami akan sosialisasi teknis pelaksanaan Pilkades kepada panitia tersebut,” katanya, Senin (24/6/2019).

Ramli menjelaskan, untuk teknis pelaksnaan Pilkades tahun ini kemungkinan tidak akan banyak berubah dari tekbis pilkades sebelumnya, termasuk tentang syarat Bakal Calon Kepala Desa (Bacalomdes).

“Syarat administrasi calon masih sama, tidak harus warga desa setempat, usia minimal 25 tahun, dan ijazah terakhir minimal SMP sederajat,” terangnya.

Kemudian, berdasarkan peraturan, Bacalondes minimal terdiri dari dua orang dan maksimal lima orang. Apabila pendaftar lebih dari lima orang, maka akan diberlakukan sistem point.

“Jika bakal calon lebih dari 5 orang, maka ada empat variabel yang menjadi persyaratan tambahan, yakni pengalaman, ijazah, usia dan alamat tinggal si calon,” ungkapnya.

Mantan Kadis Sosial ini menambahkan, untuk Pilkades serentak nanti, DPMD membagi telah waktu pelaksanaan antara wilayah daratan dan kepulauan.

“(Pilkades) wilayah daratan dijadwalkan tanggal 7 November 2019 di 174 desa, dan tanggal 14 November 2019 untuk wilayah kepulauan yang akan dilaksnakan di 52 desa,” pungkasnya.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.