Pamekasan, (Media Madura) – Ratusan warga Pamekasan berkumpul di depan kantor DPRD setempat. Mereka menggelar dzikir, istighosah dan menggelar salat gaib.

Salah satu orator aksi ini menuturkan, salat gaib itu digelar sebagai bentuk solidaritas atas gugurnya pendemo pada tanggal 21 dan 22 Mei di Jakarta.

Bahkan, orator aksi ini menyebut jika pendemo yang meninggal dalam demo tersebut sebagai mujahid demorasi.

Hingga berita ini diturunkan aksi masih berlangsung. Orasi dari sejumlah orator dilakukan secara bergantian.

Aksi ini juga mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Nampak aparat kepolisian berpakaian lengkap dan preman betada di lokasi aksi solidaritas ini.

Reporter : Ist
Editor : Arif

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.