Korban didampingi keluarganya saat menjalani perawatan medis di rumah sakit Sampang, Kamis (23/5/2019) malam. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Polisi masih menyelidiki kasus penembakan terhadap pengusaha periuk asal Desa Pacanggaan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Sejumlah saksi dimintai keterangan guna mengungkap pelaku yang misterius.

“Ya masih diselidiki karena kejadiannya masih baru, kita periksa korban dan saksi saat kejadian,” terang Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Subiantana dibalik telepone, Kamis (23/5/2019) malam.

Subiantana mewakili Kapolres AKBP Budhi Wardiman menerangkan, polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan korban. Belum diketahui pasti motif penembakan tersebut.

“Tunggu nanti hasil perkembangan,” katanya.

Peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat kejadian, Haji Musakkar (47) berangkat dari rumahnya di Dusun Pelang, Desa Pacanggaan, menuju masjid untuk shalat terawih.

Sesampainya di depan rumah atau 100 meter dari pintu pagar, korban yang mengendarai motor tertembak oleh orang tak dikenal dari arah berlawanan. Pelaku juga mengendari motor.

Terdengar satu kali tembakan membuat korban berbadan kurus ini tersungkur. Tembakan itu mengenai paha kiri.

Warga di lokasi kejadian langsung menolong korban dengan mengevakuasi ke Rumah Sakit dr. Mohammad Zyn Jalan Rajawali Sampang.

“Ada bunyi tembakan itu warga berteriak dan memberitahukan ke keluarga sehingga dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis,” terang Walil (56) keluarga korban menceritakan kejadian penembakan saat ditemui di rumah sakit.

Akibat penembakan ini korban tak hanya mengalami luka tembak di bagian paha. Namun terdapat luka di bagian tangan kanan dan ujung jari kelingkingnya putus.
Belum bisa dipastikan luka tersebut akibat senjata tajam.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Arf

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.