Sumenep, (Media Madura) – Menjelang bulan Ramadan, harga sejunlah komoditas di pasar tradisional di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai mengalami kenaikan.

Kabid Perdangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sumenep, Abd. Said menuturkan, salah satu komoditas yang naik signifikan adalah bawang putih.

“Pada pertengahan bulan April kemarin, bawang putih seharga Rp 45 ribu per kilogram, namun saat ini mencapai Rp 70 ribu,” tuturnya.

Selain bawang putih, harga daging ayam kampung juga mulai naik, semula Rp 75 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram, telur ayam petelur semula Rp 23 ribu menjadi Rp 24 ribu per kilogram, cabai kecil juga naik, semula Rp 12 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram dan wortel semula Rp 10 ribu menjadi Rp 13 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga kebutuhan ini memang biasa terjadi saat menjelang bulan puasa. Karena, permintaan relatif meningkat,” terang Said.

Namun demikian, sebagian komoditas ada yang mengalami penurunan, seperti daging ayam potong semula Rp 34 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram, cabai merah besar, semula Rp 30 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram.

Bawang merah juga turun, semula Rp 35 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram dan tomat semula Rp 18 ribu menjadi Rp 15 ribu per kilogram.

“Sebagian juga ada yang turun seperti daging ayam potong, cabai besar, bawang merah dan tomat,” ucapnya.

Selain kebutuhan dapur yang disebut di atas, kata Said, selebihnya harganya tetap atau tidak naik seperti beras Ir64, beras Ir desa, gula pasir, minyak goreng, minyak curah, daging sapi dan lainnya.

“Harga tersebut berdasarkan pemantauan pergerakan harga yang dilakukan secara berkala di dua pasar tradisional yakni pasar Anom Baru dan pasar Bangkal,” pungkasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.