Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan, Abdullah Saidi (doc/MM)

Pamekasan, (Media Madura)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengakui adanya pelanggaran pemilu 2019 yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kota.

Hal itu dikatakan Ketua Bawaslu Pamekasan, Abdullah Saidi. Menurutnya, salah satu anggota PPK Kota telah mengakui keselahannya. Namun, bisa diperbaiki kembali.

“Iya itu tadi betul. Itu pengakuan dari PPK-nya, yang kami harapkan bisa diperbaiki nanti,” katanya, Kamis (25/4/2019).

Ditegaskan, Bawaslu, dari awal selalu memantau rekapitulasi hasil Pemilu dari tingkat Kecamatan maupun tingkat TPS.

“Saya instruksikan kepada Pengawas tingkat Kecamatan (Panwascam) untuk memaksimalkan pengawasannya, jangan sampai ada kesalahan-kesalahan atau data yang tidak sesuai,” tambah Saidi.

Pada Rabu (24/4/2019) kemarin, ada sekelompok massa melakukan aksi demonstrasi. Kedatangan massa itu lantaran adanya dugaan kecurangan penggelembungan suara di tingkat caleg daerah.

“Iya benar tadi memang ada massa yang datang,” pungkas Saidi.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.