41 Ribu Sertifikat Tanah PTSL di Pamekasan akan Dibagikan

Advertisement

Pamekasan, (Media Madura) – Tahun ini pemerintah akan mencetak sebanyak 41 ribu sertifikat tanah, program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

Dikatakan oleh Kasi Hubungan Hukum Dinas Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Pamekasan, Muslim, sebanyak 41 ribu sertifikat tersebut nantinya akan dibagikan di sepuluh kecamatan yang ada di bumi gerbang salam ini.

Ke sepuluh kecamatan itu meliputi Kecamatan Waru, Batumarmar, Pademawu, Pamekasan, Tlanakan, Galis, Proppo, Pagentenan, Kadur, dan Larangan.

Namun dari 10 kecamatan tersebut tidak semua desa masuk dalam sasaran program PTSL. Hanya ada sebanyak 26 desa dari 10 kecamatan itu yang nantinya akan mendapat sertifikat tanah.

“Dari 26 desa itu ada 41 ribu sertifikat tanah yang akan diserahkan kepada masyarakat,” terangnya. Senin (22/4/2019) pagi.

Dikatakan Muslim, saat ini pihaknya tengah fokus menyelesaikan 50 persen dari kekurangan pengerjaan sertifikat tersebut. Diakuinya, saat ini pekerjaan Peta Bidang Tanah (PBT) sudah mencapai 50 persen, sementara Sertifikat Hak Tanggungan (SHT) baru mencapai 10 persen.

Muslim mengakui, ada sedikit kendala dalam proses pengerjaan di lapangan. Menurutnya, dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), masih ditemui keterlambatan dalam pelaksanaan teknis di lapangan.

Lebih lanjut Muslim menjelaskan, untuk memperoleh sertifikat tanah, pemilik tanah yang mendaftarkan tanahnya dalam program PTSL juga harus mengeluarkan biaya. Biaya itu diperuntukan pada kebutuhan persyaratan atau tahapan yang biaya tidak ditanggung oleh negara, sehingga menjadi tanggungan dan kewajiban pemohon program PTSL.

“Maksimal biaya untuk itu Rp150 ribu, itu untuk biaya pemberkasan, patok, materai, dan untuk menyiapkan berkas-berkas di desa,” pungkasnya.

Reporter: Zubaidi
Editor : Ist

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here