Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo saat berada di lokasi untuk mendamaikan kedua belah pihak

Pamekasan, (Media Madura) – Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Madura, Jawa Timur memastikan perkelahian yang berakibat pembacokan di Dusun Tengginah II, Desa Palengaan Daja, Kecamatan Palengaan, Minggu (21/4/2019) itu persolan pilihan Calon Legislatif (Caleg).

Dikatakan oleh Kasubbag Humas Polres Pamekasan, IPTU Nining Diah PS, hasil dari pemeriksaan, latar belakang kejadian duel atau perkelahian itu lantaran Ibu Naimah yang merupakan tante Makruf dipukul oleh Sahri karena dianggap tidak mencoblos salah satu Caleg sesuai keinginan Sahri.

“Karena Bapak Makruf tidak terima maka mendatangi Sahri di dusun Tengginah II saat itulah terjadi perkelahian atau duel,” katanya melalui siaran persnya.

Akibat perkelahian dengan senjata tajam itu, Sahri mengalami luka robek di bagian punggung kiri dan dada kiri, kondisi saat ini stabil namun masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Sedangkan Makruf, tambah Nining, mengalami luka robek akibat sajam di bagian kaki dan pahanya, namun kondisinya membaik. Saat ini dimanakan di Polres Pamekasan untuk kepentingan penyidikan dan pemeriksaan. “Keduanya mengalami luka-luka,” tambahnya.

Upaya yang dilakukan korp baju coklat itu mensterilkan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menenangkan kedua belah pihak dan penebalan pengamanan dengan menerjunkanpersonil Polres maupun Brimob Polda Jawa Timur. “Sampai saat ini situasi aman terkendali,” tutup Nining.

Reporter : Ahmad Rifqi
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.