Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat di Sampang, Rabu (17/4/2019). (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Situasi politik di Kabupaten Sampang, Madura, masih mencekam setelah terjadinya kericuhan pencoblosan pemilu 2019. Untuk itu, Polda Jawa Timur menambah kekuatan pasukan.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengungkapkan saat ini ada 5 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau 500 personel untuk mengamankan pelaksanaan pemilu. Penambahan pasukan sebagai penebalan pengamanam itu hanya diprioritaskan di Kabupaten Sampang.

“Dari beberapa kejadian, Sampang jadi prioritas, maka itu kami tambah 5 SSK,”ungkap Luki, Rabu (17/4/2019).

Dari 5 SSK itu meliputi, 3 SSK pasukan Brimob dan 2 SSK pasukan TNI. Pasukan pengamanan bersenjata lengkap dari Polda Jatim telah diberangkatkan ke Sampang.

“Insyaallah masyarakat Sampang bisa membantu kami menciptakan wilayah yang aman,” harapnya.

Irjen Pol Luki menuturkan, seluruh pasukan yang ditambah tersebut titik pengamanan merata di 14 Kecamatan se-Kabupaten Sampang. Pengamanan akan berakhir hingga kondisi kembali aman.

“Kalau sudah aman baru kita tarik sampai situasi di Madura aman, tidak terpaku pada target waktu dan lainnya,” tutupnya.

Reporter: Ryan Hariyanto
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.