Seleksi PPPK. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Sampang hingga kini belum memutuskan jumlah kuota rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebelumnya, BKPSDM berjanji akan menyampaikan hal itu setelah melakukan pembahasan bersama tim. Namun sayangnya rencana tersebut melenceng.

“Belum ada informasi lagi, masih nunggu koordinasi dari pemerintah pusat,” terang Plt Kepala BKPSDM Sampang Setiawan Yuliadi, Jumat (12/4/2019).

Setiawan mengatakan, rekrutmen PPPK di Sampang diikuti 906 peserta. Dari jumlah itu yang lolos passing grade sebanyak 441 peserta. Sedangkan formasi kebutuhan usulan PPPK yaitu guru, tenaga kesehatan, dan tenaga penyuluh pertanian.

“Berapa yang diangkat masih diproses,” jelasnya.

Menurut Setiawan, pihaknya tak mau berspekulasi mengenai keputusan rekrutmen PPPK karena menjadi tanggungjawab pemerintah pusat. Sedangkan salah satu pertimbangannya melihat biaya yang dimiliki pemerintah daerah.

“Kami masih menunggu, kalau sudah dirapatkan baru diketahui, makanya saat ini kami tidak mau berspekulasi dulu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, total peserta yang mendaftar PPPK sebanyak 935 orang. Namun, 25 peserta dinyatakan tidak lulus. Sedangkan sisa 910 orang mengikuti tes seleksi. Empat orang diantaranya tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Sehingga 906 orang ikut seleksi.

Hasil seleksi 441 orang memenuhi nilai passing grade. 470 orang tidak memenuhi nilai passing grade.

Sesuai permen-PAN RB 4/2019 komponen yang sudah lulus passing grade untuk guru berjumlah 402 orang, tenaga kesehatan 12 orang, dan penyuluh pertanian 27 orang.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.