Pamekasan, (Media Madura) – Warga miskin di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur bakal menerima bantuan sosial (bansos) yang semula dikenal dengan beras sejahtera (rastra) menjadi bantuan pangan nontunai (BPNT) bulan Juni 2019 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Taufikur Rachman mengatakan, penerima bantuan program tersebut sesuai dengan data sebelumnya, yakni, data rastra sebanyak 82.758 keluarga penerima manfaat (KPM).

“Saat ini petugas tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) bersama pemerintah kecamatan masih melakukan proses verifikasi dan evaluasi data penerima,” katanya, Rabu (10/4/2019).

Verifikasi itu tambah Taufik, untuk memastikan penerima bansos masih ada atau meninggal dunia sehingga bisa langsung diketahui. Kalau meninggal dunia nantinya bisa dialihkan pada ahli waris atau masyarakat yang lebih membutuhkan.

“Proses verifikasi masih,” tambahnya.

Nantinya setiap KPM akan diberi kartu seperti anjungan tunai mandiri (ATM) dari bank penyalur. Kartu itu bisa digunakan untuk mengambil sembako berupa beras dan telur di setiap warung elektronik (e-warung).

“Diharapakan agen e-warung ini bisa mewakili antara 250-300 KPM, sehinga cepat tersalurkan,” tuturnya.

Jika dalam satu desa lebih dari 400 KPM atau lebih, dimungkinkan akan disediakan 2 unit e-warung. Penyedia layanan BPNT harus mengajukan diri kepada bank penyalur untuk diverifikasi.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.