Petani tembakau (foto: Ahmad Rifqi)

Pamekasan, (Media Madura) – Sejumlah petani di Dusun Karang Panasan, Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Pamekasan, Madura, Jawa Timur mulai menebar bibit tembakau.

Salah seorang petani setempat, Pak Matus (54) mengatakan, dirinya menebar bibit daun emas itu bukan hanya untuk kalangan sendiri melainkan juga melayani permintaan petani lain dari berbagai daerah di Madura.

“Sebagian sudah ada yang ukuran tanam, dan kemarin dibeli orang Rubaru Sumenep sebanyak 50 ribu bibit. Ada pesanan orang Samapng lagi,” katanya saat ditemui mediamadura.com di sawahnya, Selasa (2/3/2019).

Menurut pria dua anak itu, saat ini dirinya sudah siap menebar 15 bedeng. 15 bedeng itu menyediakan kebutuhan petani sesuai dengan letak geografis. Misalnya di daerah pegunungan dan daerah persawahan.

“Kalau sekarang yang beli rata-tata asal daerah kurang air, sehingga mulai menanamnya sejak masih ada hujan turun, tapi kalau yang banyak air nanti biasanya bulan Mei sampai Juni,” tambahnya.

Ceritanya, dalam satu musim ia bisa meraup pendapatan hingga puluhan juta rupiah. Ia mengakui pendapatan itu lebih besar ketimbang menanam tembakau dari kecil hingga panen.

“Alhamdulillah, tahun kemarin dapat sekitar Rp 15 juta, lumayan untuk biayan kuliah anak di IAIN,”tutur Pak Matus.

Ada tiga jenis pohon (Jepon, sebutan petani) yang ia tanam. Jepon Daun Melati Tumpang, Jepon Moris dan Jepon Bojonegoro. namun yang Jepon Bojonego lebih cocok di areal pertanian minim air.

“Kalau ada yang sudah mau tanam disini sudah ada,” pesannya menutup perakapan.

Reporter: Ahmad Rifqi
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.