Ilustrasi Bawaslu

Sampang, (Media Madura) – Divisi Penindakan Pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, Muh Ikhwanudin Alfianto, mengingatkan kepala daerah yang ingin berkampanye harus menaati aturan yang berlaku.

Kepala daerah wajib cuti jika ingin berkampanye di hari kerja. Jika kampanye dilakukan di hari libur, mereka tidak perlukan cuti. Ketentuan tersebut telah tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu.

“Sesuai dengan aturan, kepala daerah itu wajib cuti apabila ingin berkampanye, nanti Bawaslu yang akan mengawasi,” ujar Ikhwanudin saat berkunjung ke Sampang, Senin (1/4/2019).

Ikhwanudin mengatakan, pejabat politik yang dipilih melalui proses politik dan mendukung salah satu peserta pemilu untuk kampanye di perbolehkan oleh undang undang Pemilu, akan tetapi harus melakukan cuti dan tidak menggunakan fasilitas negara.

Menurutnya, cuti kampanye kepala daerah hanya boleh dilakukan 1 kali dalam 1 minggu. Ketentuan itu, telah tertuang dalam Pasal 303 ayat 1 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Pasal 1 menyebutkan, gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, atau walikota dan wakil walikota sebagai anggota tim kampanye dan/atau pelaksana kampanye sebagaimana dimaksud dalam Pasal 299 ayat (3) huruf b dan huruf c dapat diberikan cuti.

“Kepala daerah harus tetap netral,” tandasnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.