Demo mahasiswa di depan kantor Pemkab Sumenep tarkait tambak ilegal.

Sumenep, (Media Madura) – Masalah tambak ilegal yang terkesan dibiarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur terus menuai sorotan.

Teranyar, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Barisan Pemuda Pemerhati Masyarakat (BPPM) melakukan aksi demontrasi ke Kantor Pemkab terkait hal itu, Jumat (22/3/2019).

Mahasiswa menyoroti tambak udang ilegal yang ada di Desa Pakandangan, Kecamatan Bluto. Pasalnya, sampai saat ini keberadaan tambak seluas 5 hektar itu seperti dibiarkan tanpa ada tindakan. 

“Sampai saat ini, terhadap tambak udang ilegal di Desa Pakandangan tindakan Pemkab tidak jelas. Dinas Satpol PP dan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) pun kabarnya saling lempar,” kata korlap aksi, Abd Mahmud.

Oleh sebab itu, pihaknya mendesak Pemkab untuk tegas dengan menutup tambak udang yang tidak berijin itu, serta harus tegas memberikan sanksi hukum kepada pemilik usaha. 

“Tuntunan ini akan kami sampaikan dalam bentuk apapun, apabila Pemkab Sumenep tidak segera bersikap,” pungkasnya.

Aksi mahasiswa ini dikawal ketat pihak Kepolisian. Namun sayang, tidak ada perwakilan dari pihak pemerintah yang menemui mereka, setelah lama berorasi akhirnya mereka pun bubar begitu saja.

Reporter: Rosy
Editor: Zainol

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.