Ketua Bawaslu Sampang Insiyatun (kanan) berkoordinasi dengan Dispendukcapil terkait data WNA. (Ryan Hariyanto/MM).

Ketua Bawaslu Sampang Insiyatun (kanan) berkoordinasi dengan Dispendukcapil terkait data WNA. (Ryan Hariyanto/MM).

Sampang, (Media Madura) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terus melakukan pengawasan terhadap daftar pemilih pemilu 2019. Hasil pengawasan tersebut, ada dua data Warga Negara Asing (WNA) masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dua WNA itu adalah Nouf Ahmed Y Alqithmi dan Rehan Ahmed Y Alqithmi. Mereka sama-sama berasal dari kewarganegaraan Jeddah Arab Saudi.

“Kami menemukan tujuh orang WNA, tapi dua orang yang masuk DPT pemilu 2019,” ungkap Ketua Bawaslu Sampang Insiyatun per telepone, Sabtu (9/3/2019) siang.

Dia mengatakan, dua WNA yang masuk DPT ini sudah memiliki e-KTP dan Kartu Ijin Tinggal Sementara (KITAS). Sedangkan, lima orang lainnya memiliki identitas kepemilikan KITAS. Kelima WNA ini berasal dari Arab Saudi, Malaysia, India, dan Bangladesh.

Temuan itu atas laporan Panwascam Omben. Pihaknya melakukan koordinasi dengan Dispendukcapil serta memverifikasi keberadaan WNA.

“Dua WNA yang masuk DPT itu tinggal di Desa Meteng Kecamatan Omben, setelah di kroscek ke lapangan dua orang tersebut tidak lagi tinggal dan sudah kembali ke Arab Saudi,” jelas Insiyatun.

Atas temuan tersebut Bawaslu sudah menyampaikan ke KPU Sampang. Dua WNA itu kini sudah di coret dari DPT. “Sebelum kami menyampaikan dan memastikan ke KPU ternyata memang sudah dicoret,” imbuhnya.

Sementara Divisi Data dan Informasi Komisioner KPU Sampang Addy Imansyah menuturkan data temuan nama WNA masuk DPT sudah dicoret sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil dari verifikasi, lanjut Addy, dilaporkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Jatim dan dikoordinasikan dengan Bawaslu Sampang.

“Kuat dugaan penyebab nama WNA masuk DPT karena pada proses verifikasi dan coklit yang bersangkutan terdaftar di Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) dengan dasar KK, apalagi proses coklit tidak ada keterangan kewarganegaraan asing,” singkatnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.