Sampang, (Media Madura) – Warga Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan aksi protes atas kerusakan jalan. Protes tersebut dilakukan dengan cara menanam sejumlah pohon di jalan yang berlumpur dan becek. Aksi protes tersebut dilakukan pada Minggu (24/2/2019) siang.

Jalan sepanjang sekitar 1 kilometer lebih dengan lebar 4 meter itu menghubungkan desa Rabasan dengan desa Dharma Camplong. Kondisi jalan yang berlumpur semakin sulit dilalui kendaraan bermotor, apalagi jika hujan turun.

“Ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang menutup mata soal infratruktur di desa atas kondisi jalan rusak, jangan dianaktirikan kami,” ujar Ansori (35) warga setempat, Minggu (24/2/2019).

Ansori mengatakan, warga terpaksa menanam pohon pisang dan singkong karena kecewa dengan sikap pemerintah. Selama ini untuk melewati jalan tersebut pengendara harus lebih ekstra hati-hati terutama pengendara motor. Sebab, kondisi jalan berlumpur bisa menyebabkan kendaraan tergelincir.

“Motor yang paling susah lewat sini, terjebak lumpur dan pengendara sampai jatuh ketika ditengah sana,” jelasnya.

Warga meminta pemerintah turun tangan memperbaiki jalan rusak tersebut. Melapor dan mengusulkan kepada aparat desa sudah dilalui, namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

“Kalau tidak diperbaiki jangan salahkan warga akan memprotes ke pendopo,” tegasnya.

Reporter : Riyan Hariyanto
Editor : Ist

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.