Razia kos-kosan tim gabungan beberapa waktu lalu

Sumenep, (Media Madura) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akhir-akhir ini sangat rajin melakukan razia kos-kosan.

Hal itu dilakukan untuk menjaga ketertiban dan menghindarkan wilayah Sumenep dari perilaku kemaksiatan atau mencegah kos-kosan disalahgunakan.

Sedikitnya, 15 rumah kos telah disisir Satpol PP Sumenep dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep baru-baru ini.

Kepala Dinas Satpol PP Sumenep, Fajar Rahman mengungkapkan, dari hasil razia tersebut, pihaknya masih menemukan kos-kosan dijadikan tempat pesta minuman keras (miras), dan tindakan asusila.

“Jika sampai tiga kali dilakukan teguran, namun tetap tidak mengindahkan, maka kami bisa lakukan pencabutan izin kosnya,” ancam Fajar, Rabu (6/2/2019).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep, Kukuh Agus Susianto mengatakan, hingga saat ini sudah ada 39 rumah kos di Sumenep yang mengantongi izin.

“Ada tiga kategori rumah kos di Kabupaten Sumenep, yaitu kos khusus puteri, khusus laki-laki, dan rumah tangga. Kami lakukan pengawasan langsung dari tim, mulai penghuni rumah kos dengan kartu identitas maupun bukti surat nikah, agar digunakan sesuai peruntukannya,” terangnya.

Kukuh menambahkan, pencabutan izin rumah kos akan dilakukan, jika ada rekomendasi dari Penegak Peraturan Daerah (Perda). “Makanya para pemilik maupun pemohon izin rumah kos baru, harus komitmen dengan mematuhi aturan yang telah disepakati pada saat pengajuan izin mendirikan rumah kos,” tandasnya.

Reporter : Rosy
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.