Salah satu keluarga korban tengah menunggu kabar terkait hilangnya nelayan Sumenep

Sumenep, (Media Madura) – Nelayan asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali dikabarkan hilang saat melaut. Kali ini adalah nelayan asal Dusun Toraja, Desa Romben Barat, Kecamatan Dungkek.

Informasi yang berhasil dihimpun mediamadura.com di lapangan, nelayan yang hilang kontak hingga saat ini berjumlah lima orang, masing-masing bernama Sa’a (49), Muhlis (25), Matra’ ie (55), Niatun (48) dan Sahnari, warga Desa Candi.

Mas’odah (45), istri Sa’a menuturkan, kelima nelayan tersebut berangkat melaut pada Jumat 14 Desember 2018 silam menuju pulau Sepanjang, Kangayan untuk mencari ikan dan udang.

“Kurang lebih sudah satu setengah bulan yang lalu mas berangkat dari sini, tepatnya Jum’at 14 Desember yang lalu,” tutur Mas’odah, Jumat (1/2/2019).

Kemudian pada hari Selasa (29/1/2019), salah satu nelayan yaitu Muhlis sempat ada kontak dengan istrinya, dan mengabarkan bahwa dirinya sudah dalam perjalanan pulang.

“Sekitar jam 5 pagi hari selasa Muhlis memberi kabar pada istrinya, kalau sudah dalam perjalanan pulang, akan tetapi sesudah duhur bahkan sampai saat ini nomornya tidak bisa dihubungi lagi,” kisahnya.

Sementara menurut pemilik perahu, H. Zawi, jika nelayan tersebut pulang pada hari selasa, mestinya para nelayan yang masih ada hubungan keluarga itu sudah sampai ke Dungkek pada Rabu (30/1/2019) malam.

“Hari Selasa sudah dalam perjalanan pulang kan mas, mestinya malam kamis sudah sampai di sini, untuk skala perahu kecil yang tidak sampai 5 GT (Gros Town),” jelasnya.

Namun sayangnya, sampai saat ini lima nelayan tersebut tak ada kabarnya,  pihak keluarga juga sudah berusaha melakukan pencarian, akan tetapi masih belum ada tanda-tanda ditemukan.

Oleh sebab itu, pihak keluarga sangat berharap banguan pemerintah untuk turun tangan melakukan upaya pencarian. “Kami mohon kepada pemerintah untuk segera membantu melakukan pencarian, itu harapan kami sekeluarga” tandas Mas’odah.

Hingga berita ini diturunkan, informasi hilangnya nelayan ini sudah tersebar, banyak orang yang berdatangan hendak menanyakan hal yang sama kepada keluarga Sa’a, termasuk Muspika Dungkek.

Repoter: Rosy
Editor: Zainol

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.