Sampang, (Media Madura) – Banjir merendam empat desa di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Senin (28/1/2019) sore, menyusul hujan deras melanda di wilayah itu dalam sehari terakhir.

Keempat desa yang dilanda banjir, meliputi Desa Margantoko, Panyepen, Majangan, dan Asem Nonggal. Lokasi terparah dengan ketinggian air 70 cm berada di Dusun Gendih dan Dusun Manis Desa Margantoko.

Pj Bupati Sampang Jonathan Jonathan memantau lokasi terparah terendam banjir di Dusun Gendih dan Dusun Manis Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Senin (28/1/2019) pukul 16.00 WIB. (Ryan Hariyanto/MM).

“Di Dusun Manis ada 120 kepala keluarga (KK) dan Dusun Gendih 50 KK jadi sekitar 640 jiwa lebih yang terendam banjir,” kata Penjabat (Pj) Bupati Sampang Jonathan Judianto saat sidak banjir di Desa Margantoko, Senin (28/1/2019).

Jonathan didampingi Kepala BPBD Sampang Anang Djoenaidi, mengatakan banjir akibat meluapnya sungai Nyiburan itu terjadi sejak pukul 11.00 WIB. Hingga sore, ketinggian air berada di lutut orang dewasa.

“Ini belum pernah terjadi banjir sebelumnya, karena air pasang di sungai Nyiburan sehingga air merendam rumah warga,” ujarnya.

Menurutnya, ratusan jiwa yang terendam banjir tersebut tidak perlu dievakuasi, mengingat memasuki malam hari genangan air cenderung mulai surut. Sedangkan, untuk banjir di wilayah Kota Sampang diprediksi akan merendam perkotaan pada pukul 19.00 WIB.

Usai memantau lokasi banjir di Desa Margontoko, Jonathan beranjak memasuki lorong demi lorong perkampungan warga di Dusun Nyiburan Desa Panyepen.

Disana, ia mendapati ketinggian air semakin tinggi yang mencapai 80 cm. Baju dinas yang dipakai Jonathan pun basah kuyup hingga batas perut.

Mot Romli (40) warga Dusun Nyiburan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, mengaku banjir saat ini merupakan banjir terbesar selama terjadi ketiga kalinya. Jika sebelumnya, banjir hanya menggenangi di halaman rumah.

“Sekarang ini yang terbesar sampai masuk ke halaman rumah,” terangnya.

Reporter : Ryan Hariyanto
Editor : Ist

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.